Secangkir Renungan Archives

Control Your Focus !

by Yusuf

fokusApakah Anda masih punya kue / permen dalam toples sisa lebaran kemarin ? perhatikan, jika ingin mengambil kue/permen dalam toples tersebut maka Anda harus dengan cara memasukkan tangan. Hasilnya ? tak semuanya akan bisa Anda Ambil. Kalau pun Anda bisa mengambilnya, maka tangan Anda tidak akan bisa keluar dari mulut toples. jadi, Ambillah satu atau dua kue/permen saja, sehingga tangan Anda bisa keluar lagi…

Saya yakin Anda pasti punya impian. Ingatlah beberapa waktu sebelum Anda lulus bangku SMA. Pernahkah Anda punya keinginan untuk kuliah, atau bekerja, atau merantau ? masih ingatkah impian Anda itu ? Apakah Anda masih memiliki visi dan cita-cita itu ? Apakah Anda sempat menuliskannya dan memvisualkannya ? Berapa jumlah cita-cita Anda ? mungkin Anda ada yang menjawab 3, 5 atau 10. Sebagian yang lain, ada yang menjawab lebih dari 10 buah cita-cita.

Read the rest of this entry

Share/Save/Bookmark

Gempa Bumi 7.6 SR melanda Sumbar

roboh-gempa Gempa bumi berkekuatan 7.6 SR telah mengguncang Sumbar, 30 September 2009, disusul gempa 7.0 SR di Jambi. Saya turut berduka cita atas jatuhnya koban jiwa, rusak dan hilangnya materi, semoga Allah Swt menggantinya dengan yang lebih baik dan ampunan kelak di surgnya. amiin

Share/Save/Bookmark

Nak, Apa kerjamu memang begitu ?

Catatan dari Banjarmasin. Saudaraku, lama saya tidak posting tulisan. Padahal masih banyak yang ingin saya tampilkan. Namun kiranya, ini ada secangkir renungan yang saya kirim saat masih Banjarmasin. Selamat menikmatinya.

Seseorang pernah ditanya oleh bapaknya, “Nak, apa memang benar kerjamu kayak begitu ?”

Ya, itu pertanyaan serius yang terlontar dari mulut seorang ayah yang rasanya tak percaya dengan model dan cara kerja anaknya sekarang. Pastinya sebagai seorang ayah yang perhatian, tahu betul sifat dan kebiasaan anaknya. Apalagi dengan bekal agama yang diperoleh dari lamanya di pesantren. Rasanya sang Anak akan siap menghadapi tantangan dan godaan hidup.

Memang itulah yang menjadi harapan sang ayah. Namun, secara halus pula Sang Ayah seolah protes dengan pekerjaan anaknya, yang kini juga masih menjadi guru di sebuah pesantren sudah lebih 8 tahun.

Ada apa gerangan ?

Klik untuk menikmatinya

Share/Save/Bookmark